Selasa, 15 November 2016

Broken Heart

Kebahagiian mu Menyakitiku


= = =>>patah Hati

Disaat patah hati, duniamu akan terlihat gelap. Untuk terbangun di pagi hari dan menjalani aktivitas sehari-hari saja rasanya sangat sulit. Perasaan pun akan terasa beku dan kosong.

Orang yang kamu pikir akan berada di hidupmu untuk waktu yang lama telah meninggalkanmu dan rencana hubunganmu pun menjadi terlantar.  Tidak ada yang salah jika kamu harus bersedih selama seminggu, sebulan atau selama apapun yang diperlukan untuk berduka atas hilangnya masa depan yang telah kamu rencanakan dengan orang itu.

Akan tetapi, pada akhirnya kamu tetap harus melupakan mereka. Kamu harus berjalan terus dan itu lah bagian tersulit dari suatu perpisahan.
Di awal perpisahan akan terasa lebih mudah, karena kamu tahu bagaimana untuk bereaksi - menangis, menyantap semangkuk besar es krim, mendengarkan lagu yang dia anggap sebagai “lagu kamu” yang kamu ulang-ulang selama beberapa minggu. Kamu sadar bahwa apa yang kamu miliki sudah berakhir dan kamu tahu kamu harus merasa sedih.

Ketika kamu akhirnya harus membangkitkan diri dari perasaan-perasaan itulah yang membutuhkan kekuatan terbanyak. Itulah momen diantara berduka akan tetapi hidup tetap harus berjalan terus, dimana kamu harus memutuskan untuk akhirnya melepaskan, yang semuanya terlihat 10 kali lebih susah.

Kamu harus membangun kekuatan itu untuk tidak berbalik dan berlari lagi ke dalam pelukan mereka. Kamu harus berhenti melihat-lihat akun media sosial mereka, berhenti mengizinkan dirimu untuk melamun tentang mereka, dan berhenti berharap bahwa mereka akan mulai memohon untuk permaafanmu, atau membuatmu jatuh cinta dengan mereka sekali lagi.

Kamu harus mengerti kenyataan bahwa hubungan kamu sudah gagal, kalian tidak cocok, waktu yang tidak pas, atau orang itu bahkan sama sekali tidak berkemampuan untuk mencintaimu dengan cara yang pantas.



Yang perlu disadari adalah bahwa seseorang yang meninggalkan hidupmu pun sebenarnya tidak pantas untuk berada di dalam hidupmu lagi. Seseorang yang memilih untuk menyakiti dan meninggalkanmu tidak pantas untuk kamu pikirkan lagi.

Kamu boleh menangis, minum beberapa botol bir, mencoba untuk memulai hubungan baru dengan seseorang dan memuaskan diri dengan semua lagu cinta yang penuh daya pada playlist-mu, tapi sadarlah jika memang sudah waktunya untuk meninggalkannya dan fokuskanlah energimu pada hal-hal yang lebih baik.

Ingatlah pelajaran yang telah kamu dapatkan dari hubungan itu, mengapa kamu bisa gagal, mengapa mereka tidak cocok untukmu, dan lakukan apa yang menurutmu terbaik untuk dirimu sendiri. Pada saat kamu sudah meninggalkannya, semuanya sudah untuk dirimu sendiri.

Walaupun hatimu sedang memberitahumu betapa kamu menginginkan mereka untuk kembali, atau kamu masih tetap ingin menangis untuk mereka,  tetapi sadarlah bahwa melepaskan orang itu pada akhirnya akan membuat kamu menjadi jauh lebih baik.

Percayalah,  akan terasa jauh lebih baik untuk mengingatkan dirimu bahwa kamu lebih baik tanpa mereka, daripada terus-terusan berpikir apakah mereka akan kembali padamu. Akan lebih bermanfaat untuk berlanjut membangunkan hidupmu daripada terjebak menunggu mereka untuk kembali ke dalamnya.

Belilah sesuatu yang bagus untukmu, sibukkanlah dirimu dengan aktivitas-aktivitas, bekerja dan hasilkan uangmu sendiri. Mulailah sebuah rutin olahraga baru, rencanakanlah sebuah perjalanan dengan teman-temanmu, atau bahkan pergilah berkencan dengan orang baru. Lakukanlah hal-hal yang bisa menguatkanmu dan membuatmu lupa apa yang kamu sedihkan pada awalnya.

Pada akhirnya, mereka hanyalah akan menjadi sebagian dari masa lalumu yang sudah kamu lupakan jauh-jauh hari. Tetaplah kuat karena kamu pasti akan melupakan dia.



                                                          BY _KURCACI (kumpulan cerita cinta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar